Kegiatan berlangsung pada 14 hingga 17 April 2025, berlokasi di Tempat Uji Kompetensi (TUK) AUTOSERVICE, Jl. Raya Sragi No. 139 B, Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah 51155. Fasilitas ini telah dilengkapi dengan peralatan standar industri untuk mendukung pelaksanaan uji kompetensi secara maksimal.
Uji kompetensi ini diikuti oleh siswa dan siswi kelas XII dari Program Keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor. Selama empat hari, peserta diuji secara teori dan praktik. Penilaian dilakukan langsung oleh asesor bersertifikat.
Materi ujian mencakup berbagai aspek penting. Di antaranya adalah pemeriksaan sistem bahan bakar, pengecekan sensor, perawatan throttle body, dan diagnosa kerusakan menggunakan alat scanner.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses sertifikasi kompetensi. Peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat resmi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Sertifikat ini membuktikan bahwa siswa memiliki keterampilan sesuai standar industri. Hal ini juga akan meningkatkan kepercayaan diri mereka saat memasuki dunia kerja. Baik sebagai teknisi di bengkel resmi, maupun sebagai wirausahawan di bidang perbengkelan.
Kepala sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen untuk mempersiapkan lulusan yang unggul. Lulusan diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan industri. “Kami berusaha memastikan setiap siswa memiliki bekal yang cukup untuk langsung terjun ke dunia kerja setelah lulus,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Mereka turut memantau proses pelaksanaan serta memberikan masukan mengenai perkembangan teknologi otomotif, khususnya sepeda motor injeksi.
Dengan terselenggaranya Uji Kompetensi ini, sekolah berharap dapat terus mencetak lulusan yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan industri modern yang serba cepat dan berbasis teknologi.












