Setiap tahun, SMK PGRI Brati mengadakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa kelas XII. Kegiatan ini menjadi tahap penting dalam menilai kemampuan dan kesiapan mereka untuk bekerja.
Pelaksanaan uji kompetensi dilakukan bersama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan mitra industri. Kolaborasi ini memastikan pengujian berjalan sesuai standar nasional. Selain itu, asesor yang terlibat telah bersertifikat sehingga hasilnya dapat dipercaya dan objektif.
Sebelum ujian dimulai, siswa menerima pembekalan dari pembimbing produktif. Mereka dijelaskan tentang tata tertib, kriteria penilaian, serta cara pengerjaan proyek. Kemudian, setiap peserta diuji berdasarkan unit kompetensi yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja.
skema yang diujikan adalah Pemeliharaan Sepeda Motor Injeksi. Dalam uji ini, peserta diminta melakukan pemeriksaan sistem injeksi, menganalisis kerusakan, dan memperbaikinya sesuai prosedur pabrikan. Melalui praktik tersebut, kemampuan siswa dalam diagnosis dan perawatan kendaraan diuji secara nyata.
Selain itu, uji kompetensi di SMK PGRI Brati juga menanamkan nilai-nilai penting seperti disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran. Siswa dilatih untuk bekerja sesuai waktu yang ditentukan dan menjaga keselamatan kerja. Hal ini membantu membentuk karakter profesional sejak dini.
Hasil dari kegiatan ini digunakan sebagai bahan evaluasi sekolah. mentor dan tim manajemen dapat meninjau kembali efektivitas pembelajaran di bengkel maupun di kelas. Selanjutnya, data tersebut menjadi dasar untuk meningkatkan kurikulum dan fasilitas praktik agar lebih sesuai dengan kebutuhan industri.
Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan sertifikasi kompetensi di SMK PGRI Brati bukan sekadar formalitas. Uji ini menjadi bukti nyata kesiapan siswa menghadapi dunia kerja modern. Dengan sertifikat kompetensi yang diperoleh, lulusan memiliki nilai tambah dan kepercayaan diri lebih tinggi untuk bersaing di dunia industri otomotif.

