Uji Kompetensi SMKN 1 Rajadesa
Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang otomotif, SMKN 1 Rajadesa bekerja sama dengan LSP Global Otomotif menyelenggarakan kegiatan Uji Kompetensi dengan Skema Pelaksanaan Engine Tune Up Sistem Injeksi. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan peserta didik memiliki kemampuan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Tujuan Uji Kompetensi
Pelaksanaan uji kompetensi bertujuan untuk mengukur sejauh mana peserta didik mampu menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari di sekolah. Melalui asesmen ini, mereka dapat menunjukkan kemampuan dalam menganalisis dan memperbaiki sistem injeksi pada kendaraan bermotor.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengakuan resmi dari LSP Global Otomotif yang berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dengan begitu, peserta didik memperoleh sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional.
Kriteria Peserta Uji Kompetensi
Peserta kegiatan ini adalah siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) tingkat akhir yang telah menyelesaikan seluruh pembelajaran praktik. Sebelum asesmen dimulai, peserta mengikuti pembekalan agar memahami tahapan uji dengan baik. Hal ini membantu mereka lebih siap menghadapi proses asesmen yang dilakukan oleh asesor berpengalaman dari LSP Global Otomotif.
Selama proses uji, peserta diminta menunjukkan keterampilan mulai dari pemeriksaan komponen sistem injeksi hingga pelaksanaan engine tune up sesuai prosedur standar.
Pelaksanaan dan Proses Asesmen
Uji kompetensi ini dilaksanakan di bengkel praktik SMKN 1 Rajadesa yang telah memenuhi standar fasilitas industri. Seluruh kegiatan berlangsung dengan pengawasan langsung dari asesor tersertifikasi. Mereka menilai kemampuan peserta berdasarkan aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja.
Dengan demikian, hasil asesmen benar-benar menggambarkan kompetensi peserta secara menyeluruh.
Manfaat dan Harapan
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik tidak hanya memperoleh sertifikat, tetapi juga pengalaman nyata yang dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka di dunia kerja. Uji kompetensi ini juga membantu sekolah untuk menilai efektivitas proses pembelajaran.
Ke depannya, SMKN 1 Rajadesa berkomitmen terus bekerja sama dengan LSP Global Otomotif agar pelaksanaan sertifikasi kompetensi dapat dilakukan secara berkelanjutan.









